"Gerobak saya juga rusak pak, bahkan piring dan peralatan lainnya ikut terbawa arus," ucapnya.
Aksen dan PKL lainnya berharap Pemerintah Daerah (Pemda) Kolut memperhatikan nasib mereka yang setiap harinya mengais rezeki dengan berjualan aneka jus buah di tepi jalan by pass.
Baca Juga: Revisi Perda Desa Disahkan, Tahapan Pilkades Dimulai
"Ini bukan yang pertama kalinya menimpa kami, olehnya itu kami berharap pemerintah memperhatikan kami dengan memberikan tempat yang layak dan aman untuk kami berjualan seperti lokasi awal kami di sekitar Masjid Agung Lasusua," harapnya.
Akibat kejadian tersebut, beberapa PKL merugi hingga jutaan rupiah.
