Dalam situasi pandemi, kata Mahfuz, tidak mudah untuk melakukan konsolidasi apalagi bagi partai baru.
“Saya bersyukur semua itu tidak dianggap sebagai hambatan bagi para kader,” katanya.
Mahfuz mengungkapkan, mayoritas kader Partai Gelora adalah anak-anak muda, dari berbagai latar belakang, termasuk dari berbagai partai lama.
Mereka mengusung semangat kolaborasi di tengah pembelahan masyarakat yang sangat parah saat ini.
Survei elektabilitas partai yang dilakukan Lembaga survei Suara Milenial Institute ini dilaksanakan selama sepekan 15-22 Juli dengan total responden sebanyak 1.000 orang.
