KENDARI, TELISIK.ID - Bergunjing adalah perbuatan yang tanpa sadar sering dilakukan, padahal menghasilkan dosa. Orang bahkan seringkali susah berhenti kalau sudah bergunjing.

Melansir Republika.co.id, pendakwah Habib Husein Ja’far mengatakan, orang yang bergunjing atau ghibah seperti menantang Allah. Sebab Allah dengan baik sudah menutup aib seseorang tapi malah dibuka orang lain.

“Ghibah adalah ketika kamu membicarakan keburukan orang lain atau sekadar mengingat keburukan orang lain dan orang itu jelas dia tidak suka. Bahkan orang yang sudah meninggal pun tidak boleh dibicarakan keburukannya. Membicarakan keburukan orang lain hukumnya dosa,” kata Habib Husein dalam video bertajuk Ghibah Bentuk Kurang Ajar Kita pada Allah dalam kanal Youtube Cahaya untuk Indonesia.

Ghibah terjadi ketika hati sudah dikuasai nafsu. Oleh karena itu, kita harus bisa mengontrol hati. Hati harus bebas dari keburukan dan nafsu sehingga selalu merindukan kebaikan atau ibadah. Jangan sampai hati terbersit untuk membicarakan kejelekan orang lain. 

Penyebab seseorang menyukai ghibah menurut Imam Ghazali adalah ingin unggul, dengki atau iri hati, kesusahan melihat orang lain senang, dan rasa tidak percaya diri.