“Apalah arti sebuah nama, yang terpenting kita berkarya dan sekarang itu bisa bermanfaat untuk masyarakat. Bapak sudah senang, lega. Itu yang Papa sampaikan,” ungkapnya, mengutip ucapan Ayahnya.

Baca juga: Disperindagkop Kendari Hentikan Pendaftaran Banpres UMKM

Bukan hanya itu, Giona juga bercerita mengenai awal dirintisnya pembangunan fisik Jembatan Bahteramas, ia mengaku, mengetahui betul bagaimana Nur Alam begitu gigih memperjuangkan terwujudnya infrastruktur jembatan yang berada di kawasan Pecinaan Kota Lama Kendari.

Berbagai upaya lobi yang dilalukan Nur Alam. Menurut Giona, saat itu usulan Ayahnya untuk membangun jembatan tidak direstui oleh Presiden RI yang saat itu dijabat Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Namun Nur Alam tak patah semangat. Saat pemerintahan beralih ke Presiden Joko Widodo, Nur Alam kembali bergerak. Di sini, barulah ada titik terang dukungan pemerintah pusat bagi realisasi pembangunan jembatan yang membelah Teluk Kendari Sultra.