Perwakilan Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Sulawesi Tenggara, Hajaruddin, menambahkan bahwa generasi muda, khususnya mahasiswa, memiliki tanggung jawab penting untuk memberikan perubahan konkret dalam masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa penyelenggara pemilu harus diawasi agar menjalankan setiap tahapan pilkada secara jujur dan transparan.

“Hindari apatisme terhadap politik. Keterlibatan mahasiswa akan menentukan nasib daerah ke depan. Penting untuk mengawal setiap proses kebijakan pemerintah agar sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujarnya.

Hajaruddin juga menyoroti perlunya transparansi dalam isu mahar politik untuk meminimalisasi praktik politik uang.

“Semua harus terlibat dalam mengawasi tahapan pilkada agar demokrasi tidak tercemar, terutama dengan adanya mobilisasi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang perlu diawasi oleh Bawaslu,” jelasnya.