Gol penentu lahir pada menit ke-80, ketika Bellingham mengembalikan bola kepada Beier di tepi kotak penalti. Beier kemudian melepaskan tembakan kaki kanan yang melengkung ke tiang jauh dan tidak mampu dijangkau Atubolu, sekaligus memastikan kemenangan tipis bagi tuan rumah.

Frankfurt berusaha mengejar ketertinggalan pada sisa waktu pertandingan, tetapi Dortmund mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir. Kemenangan ini juga menjadi nirbobol lain bagi Dortmund, yang baru kebobolan empat gol dalam tujuh pertandingan liga musim ini, sementara Nmecha dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan.

Puncak Sementara dan Der Klassiker

Di klasemen sementara, Dortmund memimpin dengan 17 poin, diikuti Bayern dengan 14 poin dari enam laga dan Freiburg dengan 13 poin dari jumlah laga yang sama. Frankfurt, yang mengoleksi delapan poin dari dua kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan, berada di peringkat ke-13.

Posisi Dortmund di puncak masih bersifat sementara karena Bayern dapat kembali ke peringkat pertama bila menang di markas Freiburg. Kemenangan akan membuat Bayern menyamai 17 poin Dortmund dengan keunggulan selisih gol yang jauh lebih baik, sedangkan hasil imbang akan membuat Dortmund tetap memimpin.

Apa pun hasil laga Freiburg kontra Bayern, Dortmund sudah memastikan diri menyongsong Der Klassiker pekan depan melawan Bayern dengan modal kemenangan. Laga itu akan menjadi ujian berikutnya bagi tim asuhan Kovac, yang kini memimpin klasemen setelah melewati awal musim tanpa kekalahan.