"Jangan dekat Pilkada baru jalan," sambung Basri.

Sementara itu, untuk langkah politik Golkar yang lebih jauh di Pilkada Mubar, Golkar masih menunggu kepastian kapan Pilkada akan dilaksanakan.

"Kalau memang 2022 jadi Pilkada, kita akan lihat berpasangan dengan siapa dan berkoalisi dengan siapa," sambungnya.

Diketahui pada di Pilkada Mubar 2017 lalu, Ihsan Taufik yang maju bersama La Nika hanya memperoleh 17.823 atau (40,6 persen) dan LM Rajiun Tumada-Achmad Lamani 26.121 (59,4 persen). (B)

Reporter: Musdar