Persoalan penggeledahan itu, sama sekali tidak ada kaitanya dengan posisinya sebagai Ketua DPC Gerindra.

"Ini persoalan pribadi saya sebagai penyedia barang dan jasa. Sama sekali tidak ada kaitannya dengan partai. Saya menjadi ketua 5 Mei, sementara persoalan dana PEN itu berproses sejak Februari," ungkapnya.

Ia juga memohon maaf pada seluruh masyarakat Muna atas keriuhan akibat adanya penggeledahan itu. Namun, ia memastikan akan terus berbuat yang terbaik bagi daerah.

"Saya tetap komitmen mengabdi pada masyarakat dan membesarkan partai serta akan membantu KPK dalam memberantas korupsi," terangnya.

Tim KPK masih terus melakukan penggeledahan di sejumlah tempat.