JAKARTA, TELISIK.ID - Perusahaan transportasi daring Asia Tenggara, Grab, dikabarkan tengah dalam tahap lanjut untuk mengakuisisi rivalnya, GoTo, dengan nilai mencapai Rp115,8 triliun.
Langkah ini diambil guna mengatasi kerugian yang dialami kedua perusahaan selama bertahun-tahun akibat persaingan ketat di pasar.
Menurut sumber yang mengetahui proses ini, pembicaraan antara Grab dan GoTo dimulai kembali pada Desember 2024, dengan target mencapai kesepakatan pada tahun 2025, seperti dikutip dari Republika, Rabu (5/2/2025).
Sebelumnya, upaya serupa telah dilakukan namun belum membuahkan hasil. Kedua perusahaan menolak memberikan komentar resmi terkait rumor ini.
Jika akuisisi ini terwujud, valuasi gabungan kedua perusahaan diperkirakan mencapai US$20 miliar atau sekitar Rp312 triliun. Hal ini tentunya akan menarik perhatian regulator karena potensi dominasi pasar yang signifikan.
