PSI akan berdiri di garis paling depan untuk menyatakan perang terhadap tindakan intoleran. Grace mengatakan, semua orang tahu bahwa PSI bukan sekumpulan anak muda dan perempuan cengeng yang hanya bisa memaki-maki di media sosial, yang tidak hanya mengandalkan kemudahan mengemis kekuasaan, tetapi inilah PSI yang anti intoleran.
Sementara itu Uskup Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat sangat mengapresiasi safari toleransi yang dilakukan Sis Grace Natalie di Manggarai.
Ia menegaskan bahwa Gereja Katolik di Manggarai tetap mengedepankan hukum cinta kasih terhadap sesama. Gereja Katolik tidak membenarkan semua tindakan yang menyebabkan rusaknya tatanan sosial maupun kehidupan beragama.
"Bangsa kita sudah dijahit dari berbagai latar belakang suku, agama, warna kulit, golongan, adat istiadat maupun sumber daya alam. Karena itu Gereja Katolik di Manggarai akan mengedepankan hukum cinta kasih untuk mewujudkan kehidupan yang harmonis antar sesama," ujar Uskup Siprianus.
Ia berharap Grace Natalie dan seluruh kader PSI tetap memberikan pencerahan politik yang baik di Manggarai, menjunjung tinggi keberagaman serta mampu menjaga keutuhan NKRI.
