Senada diungkapkan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Manggarai, Rois H. Abdurachman. Ia mengatakan bahwa pihaknya ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa keberagaman itu menjadi kekuatan besar dalam membangun kehidupan bangsa indonesia.

Baca Juga: Golkar Pastikan Rajiun-Ihsan Tak Berpasangan di Pilkada Muna

Di Manggarai sendiri, kata dia, rasa toleransi sangat dijunjung tinggi sehingga kejadian-kejadian intoleran nyaris tak pernah terjadi. Semua berharap rasa toleransi yang dipupuk sejak lama dapat berkembang terus sampai akhir masanya.

"Kejadian intoleran seperti pembakaran rumah ibadah tidak pernah ada di Manggarai dan itu sudah menjadi musuh kita bersama. NU juga melawan itu sampai ke akar-akarnya, karena yang perlu kita jaga adalah kebhinekaan," ungkapnya.

Ketua Gereja Masehi Injil di Timor (GMIT) Klasis Flores Barat, mengatakan bahwa selama ini pihaknya mendengar bahwa politik identitas sangat marak dimainkan dalam berbagai konstelasi politik oleh kelompok tertentu. Ini menjadi tantangan bersama terutama teman-teman partai politik.