“Bahaya banget yang namanya sengketa tanah. Orang bisa saling membunuh gara-gara ini. Antar kampung berantem bisa karena sengketa lahan. Rakyat dan perusahaan bisa berantem karena sengketa lahan hati-hati. Hati-hati persoalan yang tidak bisa kita selesaikan merembetnya bisa berdampak pada  sosial dan ekonomi,” ucapnya.

Baca Juga: Tiba di Wakatobi, Presiden Jokowi Langsung ke Marina Togo Mowondu

Dengan bertambah banyaknya persoalan-persoalan yang khusus dan spesifik di pulau-pulau kecil. Terkhusus masyarakat suku Bajo yang hidup di atas air. Presiden Jokowi meminta setiap lembaga untuk saling bahu-membahu bekerja secara terintegrasi. Tidak berjalan sendiri-sendiri agar setiap persoalan dapat diselesaikan.

“Saya sangat menghargai pertemuan GTRA ini, saya harapkan segera bisa mengintegrasikan memadukan seluruh kementerian, lembaga dan juga pemerintah daerah. bekerja dengan tujuan yang sama menyelesaikan masalah-masalah lahan yang ada di masyarakat. Agar sengketa lahan ini bisa kita selesaikan,” tambahnya

Diakhir sambutan ia meminta seluruh lembaga pemerintah untuk saling terbuka dan saling bersinergi. Berupaya mentoleransi terjadinya kerugian negara, kerugian masyarakat yang disebabkan oleh ego sektoral dan ego lembaga agar tidak terjadi perpecahan di masyarakat