Baca Juga: Pulau Indo, Destinasi Wisata Mubar yang Mirip Bali

Kepala Urusan Desa Wadiabero, Railu menjelaskan, dulu pada tahun 1990-an banyak ikan baronang, ikan kakap merah termasuk ikan duyung, kurang lebih ada 10 jenis ikan yang hidup di sini karena permandian ini terhubung dengan air laut, kurang lebih 300 meter.

"Biasa juga kalau wisatawan menyelam di sini tembusnya ke gua sebelah, di tengah kampung," paparnya.

Baca Juga: Keindahan Wisata Underground Gua Bidadari Buton Tengah Serta Cerita Rakyat di Dalamnya

Pengunjung lainnya, Salahudin mengatakan, permandian gua ini airnya cukup dingin dan dihiasi dengan batu yang cukup indah.