Hal ini tertuang dalam program kerja dan kegiatan tahunan yang dirancang secara berkesinambungan.

Lebih lanjut, kata dia, realitas ini menunjukkan betapa kakak-kakak dan adik-adik tercinta, dapat menunjukkan eksistensi Gerakan Pramuka sebagai sebuah organisasi sosial yang memiliki kepedulian besar dalam mengambil bagian dari pembangunan yang digalakkan oleh pemerintah, meskipun harus diperhadapkan dalam situasi dan kondisi bangsa yang terkadang tidak bersahabat, seperti sekarang ini, adanya pandemi COVID-19.

Untuk itu, ia menitip harapan yang sangat besar, agar kerja-kerja nyata gerakan pramuka, baik di level nasional, maupun di level daerah Sultra yang telah ditunjukkan selama ini akan selalu dipupuk dan dikembangkan dengan tetap berkoordinasi kepada pemerintah daerah selaku pembimbing organisasi di daerah, utamanya dalam merealisasikan peran Gerakan Pramuka dalam ikut serta membantu penanggulangan bencana COVID-19 dan bela Negara.

Perilaku dan tatanan baru itu adalah bagaimana menginternalisasi protokol kesehatan di seluruh aspek hidup dan kehidupan ini.

“Kita tidak bisa lagi bertahan bahkan berhalusinasi dengan pola hidup yang lama, tetapi kita saat ini diharuskan untuk bergerak dan memaksa diri mengubah kebiasaan lama menjadi kebiasaan baru. Dalam konteks ini, gerakan Pramuka saya yakini, akan dengan cepat mengadaptasi diri dalam menemukan pola dan cara baru sesuai substansi yang terkandung dalam salah satu butir Dasa Dharma Pramuka yakni disiplin, berani, dan setia,” ungkapnya. (C-Adv)