"Pertama kita melihat beras per kilogram beras premium di sini kisaran Rp13.000. Ini artinya harga tersebut di bawah HET mengingat saat ini HET beras premium Rp13.900. Kemudian gula harganya Rp13.000 berarti di bawah HET, karena sekarang ini HET gula Rp13.500," urai Khofifah.
Gubernur perempuan pertama Jawa Timur itu pun mengimbau pada masyarakat untuk tidak melakukan panic buying atau memborong bahan pokok yang ada di pasaran. Karena, ketersediaan stok di Jawa Timur sangat aman dan terjaga.
"Saya ngin menyampaikan kepada semua masyarakat untuk jangan memborong. Karena ketersediaan bapok ini sangat aman, harganya juga stabil sehingga semuanya aman menyambut Idul Fitri 1444 Hijriah," imbaunya.
Sementara itu, salah satu pedagang sembako, Jaelani (45) menuturkan, sejak sebelum ramadan hingga sekarang harga sembako cenderung stabil. Di bulan ramadan ini jumlah pembeli juga tidak ada penurunan.
"Harapan saya ke depannya harga-harga kebutuhan pokok tetap stabil, tidak melonjak ataupun jeblok. Kalau jeblok tidak hanya petani yang rugi tapi kita para pedagang juga ikut rugi," ujarnya.
