Sebanyak 181 kadet mahasiswa Unhan diharapkan mampu menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi di sekolah rakyat. Pasalnya, banyak peserta didik yang belum terbiasa dengan pola kehidupan yang teratur, bahkan ada yang masih mengalami kesulitan dalam membaca.
"Mereka adalah anak-anak yang belum terbiasa hidup dalam lingkungan asrama dan ada yang belum mampu membaca. Inilah yang menjadi tantangan tersendiri bagi para kadet mahasiswa Unhan," jelas Donny.
Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 untuk jenjang SD dan SMP, Ferdinan, menyebut jumlah peserta didik aktif saat ini sebanyak 117 siswa di tingkat SD dan 133 siswa di tingkat SMP, sehingga totalnya mencapai 250 peserta didik. Sekolah ini juga memiliki 29 wali asrama, 27 wali asuh, dan 47 guru.
"Kami sangat mengapresiasi kunjungan ini, apalagi kedatangan Gubernur LPUPK ini untuk melihat langsung para kadet mahasiswa Unhan, sekaligus memantau proses belajar mengajar para peserta didik," imbuhnya. (B)
Penulis: Ardi Bin Waris
