Di sektor perkebunan, pemerintah mulai menyiapkan hilirisasi empat komoditas unggulan: kelapa, kakao, mete, dan tebu. Tahun 2025, Sultra mendapatkan alokasi 1.300 hektare penguatan kakao di lima kabupaten serta 500 hektare pengembangan pala di Buton dan Kolaka Utara. Bantuan dari Kementerian Pertanian mencakup benih, pupuk, hingga HOK untuk petani.
Roadmap hilirisasi disusun bersama pemerintah pusat dan ditargetkan pembangunan pabrik dimulai 2028. Kakao direncanakan di Kolaka Utara, mete di Bombana, tebu di Konawe Selatan, sementara lokasi pabrik kelapa masih dibahas berdasarkan sentra produksi.
Seluruh program ini menjadi bagian dari strategi Sultra Mandiri Pangan yang ditekankan Gubernur Andi Sumangerukka, memastikan sektor pertanian dan perkebunan menjadi penyangga ekonomi daerah selain sektor pertambangan. (Adv)
Penulis: Ana Pratiwi
Editor: Kardin
