Seminar yang dihadiri mahasiswa dan beberapa pakar dari berbagai disiplin ilmu ini, ASR menegaskan bahwa seminar yang diadakan merupakan bentuk transfer ilmu dari para pakar kepada generasi muda.
Salah satu proyek yang menjadi prioritas ke depan adalah pembangunan jembatan penghubung antara Pulau Muna dan Buton, yang dianggap strategis untuk mendongkrak konektivitas dan ekonomi kawasan.
ASR juga mengumumkan rencana seleksi mahasiswa dengan IQ di atas 120 untuk dikembangkan potensinya secara khusus, bahkan hingga ke luar negeri, dengan komitmen kembali mengabdi di Sultra.
“Ini investasi jangka panjang untuk membangun SDM unggul yang siap membawa Sultra ke level yang lebih tinggi,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Rektor UHO Kendari, Armid, mewakili Rektor UHO mengatakan bahwa seminar ini menjadi ruang diskusi lintas sektor yang sangat penting.
