Ali Mazi mengatakan, sejak awal ia telah bekerja dan bergerak demi memutus penyebaran virus COVID-19 di Wilayah Sultra, hanya saja, stakeholder di bawahnya tidak bisa mengikuti ritme dirinya.
"Andaikan dari awal kita tau, kita pasti bisa mengantisipasi COVID-19 ini lebih cepat. Tetapi informasi itu tidak disampaikan ke saya, saya tidak tahu apa alasannya, kalau dari awal kita kelola dengan baik laboratorium tersebut, kita tidak perlu ke Jakarta atau ke Makassar,” tuturnya.
Reporter: Dul
Editor: Sumarlin
