“Majelis Taklim diharapkan dapat menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman keagamaan, keteladanan, serta kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Harmawati.
Dalam susunan kepengurusan, H. Akhmad Aljufri ditetapkan sebagai Ketua, didampingi Drs. H. Ryha Madi sebagai Wakil Ketua I, Dr. H. Musadar Mappasomba, SP., MP. sebagai Wakil Ketua II, dan Prof. Dr. H. Nur Alim, M.Pd. sebagai Wakil Ketua III.
Pada unsur sekretariat, Prof. Dr. Kamaruddin, S.Ag., SH., MH. dipercaya sebagai Sekretaris. Ia didampingi H. Saido Bonsai, S.Sos., M.Si., Dr. H. Muhammad Alifuddin, M.Ag., dan H. Daryodi, S.Ag., masing-masing sebagai Wakil Sekretaris I, II, dan III.
Sementara posisi Bendahara dijabat Drs. H. Andi Muh. Toaso, MM., dengan Syamsul Anam, SE., M.AP. sebagai Wakil Bendahara.
Dengan kepengurusan baru tersebut, Masjid Al-Alam diharapkan semakin optimal menjalankan perannya sebagai tempat ibadah, pembinaan umat, serta ruang untuk memperkuat nilai keagamaan dan kehidupan sosial masyarakat. (Adv)
