"Yang menilai saya itu adalah orang lain, kalau saya menilai sudah baik kinerja saya. Tapi, semua keputusan itu menjadi kewenangan Bapak Gubernur Sumatera Utara," terangnya.

Sebagaimana diketahui, Bambang Pardede dicopot atas dugaan kinerja yang tidak maksimal. Bahkan, proyek multiyears yang menelan biaya Rp 2,7 triliun itu terindikasi bermasalah.

Bambang Pardede dicopot dari jabatannya tepatnya 17 Mei 2023 bertepatan dengan kedatangan Presiden Joko Widodo ke Sumatera Utara dan mengecek kondisi jalan di Kabupaten Labuhanbatu Utara. (B)

Penulis: Reza Fahlefy

Editor: Kardin