Diakuinya, Gubernur Sumatera Utara paling percaya dengan bawahannya. Tetapi inilah akibatnya jika lalai, orang mati dan pensiun pun ikut dilantik.
"Apa lagi matinya sudah tiga tahun lalu. Ini kesalahan Safruddin sebagai kepala BKD. Tidak cermat dan teliti. tang menjadi korban sosialnya ya gubernur. Dibully, diolok-olok, cemooh. Macam tak mampu memimpin dan seperti itulah contoh bahasa yang muncul di publik," tambahnya.
Hasanul pun berharap Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi agar tegas menjalankan aturan dan sanksi kepada pegawai yang lalai dalam menjalankan tugas, hingga membuat gejolak sosial di tengah masyarakat.
"Gubernur Sumatera Utara, Bapak Edy Rahmayadi harus memerintahkan Inspektorat untuk melakukan penyelidikan atas kesalahan yang dilakukan Kepala BKD Safruddin Nasution dan staf yang membidangi pelantikan tersebut. Jangan sampai, ada juga keuangan negara rugi dampak dari pelantikan itu," terangnya.
Baca Juga: Momen HUT Konawe KSK Ziarah Makam Gusli Topan Sabara
