“Kita tidak sedang bicara soal tumpukan perda, tapi bagaimana produk hukum itu menjawab tantangan zaman dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” pungkas Gubernur.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengingatkan pentingnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Salah satu caranya adalah dengan memberikan ruang yang lebih luas kepada pengusaha swasta untuk menghidupkan usaha di daerah.

Ia juga menekankan, pentingnya kemudahan regulasi yang diterbitkan oleh pemerintah daerah agar dapat mendukung iklim investasi dan kegiatan ekonomi yang sehat.

Selain itu, Tito menyoroti perlunya pemberdayaan dan peningkatan tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) agar lebih profesional dan berorientasi pada pelayanan publik serta profitabilitas yang sehat.