Persoalan mesin tambak bekas itu sudah menjadi buah bibir warga Bonea. Bahkan, saat warga akan mengadakan rapat di balai desa membahas mesin itu, kades malah tidak hadir.

"Kadesnya itu tidak transparan dan selalu menghindar," timpalnya.

Dengan telah diserahkannya bukti-bukti,  mereka berharap Kejari dapat melakukan penyelidikan terhadap perbuatan kades yang diduga telah melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca Juga: Truk Tabrak Motor di Muna, Satu Orang Tewas

"Apa yang dilakukan kades untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya," terangnya.