BUTON SELATAN, TELISIK.ID - Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Aliansi Peduli Busel Damai (APBD) menggelar aksi unjuk rasa di kantor Bupati Buton Selatan, guna memprotes beberapa paket proyek yang diduga merugikan daerah, Senin (1/8/2022).

Seperti proyek pembangunan talud yang terletak di wilayah perkantoran, Lingkungan Kolowu, Kelurahan Masiri, Kecamatan Batauga yang dinilai aneh. Pasalnya, material tanah uruk yang digunakan dalam proyek tersebut diambil dari lahan pemerintah.

Menurut Korlap aksi, La Ode Safrin Mas'ud, terdapat dugaan kejanggalan dalam proyek yang menggunakan anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) miliaran rupiah itu. Pasalnya, tanah yang digunakan tersebut merupakan aset daerah.

Apabila pemerintah menganggarkan atau membayarkan material tanah tersebut, maka dapat dipastikan itu sebuah pelanggaran besar.

"Agak aneh ketika pemerintah membeli aset pemerintah. Ini konyol namanya. Makanya, indikasi kecurangan dalam proyek tersebut diduga terjadi," teriak Safrin dalam orasinya