Sulaiman menceritakan, awalnya dinas menerima laporan dari Kepala SD Negeri 1 Mawasangka Timur bahwa telah terjadi kasus pelecehan. Pihaknya kemudian segera mencari informasi yang valid kepada orangtua siswi.

“Ini merupakan  pukulan terberat bagi kami di dunia pendidikan khususnya di Buton Tengah, kenapa hal itu bisa terjadi,” kata Sulaiman dengan ekspresi sedih.

Dinas Pendidikan dan Kebudayan Buton Tengah, kata Sulaiman, masih menunggu proses hukum dan kemungkinan hukuman yang akan dijatuhkan kepada tersangka MS.

“Jika memang sanksinya harus diberhentikan maka dinas akan menindak secara tegas,” tandas Sulaiman. (B)

Penulis: Nur Fauzia