BUTON SELATAN, TELISIK.ID - Seorang siswa SMPN 1 Batauga, Kabupaten Buton Selatan, berinisial LJ disuga mengalami pemukulan oleh dua guru berbeda dalam rentang waktu yang tidak jauh.
Guru berinisial NH yang mengajar pendidikan jasmani, disebut-sebut sebagai salah satu pelakunya.
Menurut penuturan korban, insiden pertama melibatkan seorang guru bimbingan konseling yang memberikannya tamparan di dalam kelas. Insiden kedua saat LJ mengaku dipukul oleh NH dengan menggunakan kayu, gara-gara catatan pelajarannya yang dianggap tidak lengkap.
Baca Juga: Dua Remaja Rusak Rumah Warga Kendari dan Ancam Penghuni
Orang tua korban, Nasrudin menceritakan pengalaman traumatis yang dialami anaknya itu.
