Kakek korban, N, mengatakan bahwa keluarganya putus asa mencari cucu mereka. “Kami sempat tidak tahu harus berbuat apa,” ujar N, melansir dari detik.com.
Ia menambahkan bahwa korban akhirnya ditemukan tinggal di kos di kawasan Gubug, Grobogan. Selama di kos, korban menghabiskan waktu dengan bermain ponsel. ST sesekali mengajaknya jalan-jalan sebelum kembali ke kos.
“Dia hanya main HP dan kadang diajak jalan,” ungkap N.
Keluarga akhirnya memutuskan melaporkan ST setelah korban kembali ke rumah.
Kasus ini kini telah naik ke tahap penyidikan. Polisi telah memeriksa 11 saksi, termasuk korban dan ST.
