Setelah dievakuasi, jenazah Sumiati dibawa ke pelabuhan untuk dipindahkan ke kapal. Namun, karena air laut sedang surut, kapal kesulitan bergerak. Jenazah Sumiati kemudian dibawa ke rumah sakit sebelum akhirnya dipulangkan ke rumahnya di Desa Lentea.
“Sumiati mengalami luka berat pada bagian belakang kepala, yang diduga kuat akibat benturan keras saat jatuh. Hal ini diperparah karena dia tidak mengenakan helm sebagai pelindung kepala,” ujar La Ale, seorang warga di pelabuhan yang turut membantu proses evakuasi. (A)
Penulis: Wa Ode Hesti
Editor: Mustaqim
