Mengenai kasus penembakan terhadap enam laskar FPI ini, Habib Rizieq mengaku sudah mengirim surat ke beberapa negara yang peduli pada pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang melibatkan institusi negara.
“Di dunia ini akan saya kejar mereka dari proses hukum, baik nasional maupun internasional. Kita sudah kirim berkas beberapa waktu lalu ke beberapa negara yang peduli soal HAM,” ungkapnya.
Sikap tegas lain yang akan diambilnya, menurut Habib Rizieq, yakni mengajak para habib, ulama, majelis taklim, dan pondok pesantren untuk membaca doa secara khusus. Doa khusus ini ditujukan agar pihak yang terlibat dalam kasus KM 50 hidupnya hancur dan binasa.
Habib Rizieq pun menantang pihak-pihak yang terlibat dalam kasus KM 50 jika berani membantainya.
“Saya tunggu mereka, kapan mereka mau bantai, kapan mereka mau hadang, kapan mereka mau serang. Tapi ingat, kalau mereka mau perang yang gentleman, jangan saya sedang jalan dengan istri, dengan anak, dengan cucu, terus mereka melakukan penyergapan,” tantang Habib Rizieq.
