Sehingga mereka patut dikutuk karena tindakan para koruptor telah merugikan keuangan negara ratusan miliar rupiah.
Namun jika tidak ada yang mengutuk, maka diduga kolega lingkar kekuasaan juga turut menikmati tindakan secara bersama-sama.
“Saya ingat ada seorang pembantu atau mengaku juru bicara istana, yang dekat dengan Edhy Prabowo mengatakan ‘saya tidak akan tinggalkan Edhy Prabowo’ Allahu Akbar hebat sekali e...,” ungkap Refly.
Lantas, Refly menyebut yang tidak boleh ditinggalkan itu kasus Habib Rizieq Shihab.
“Jadi orang yang tidak boleh ditinggalkan itu adalah orang yang diperlakukan tidak adil, bukan orang korup dan yang tidak boleh ditinggalkan adalah Habib Rizieq karena dia diperlakukan tidak adil dalam kasus ini,” tegas Refly.
