Selang tiga tahun kemudian, tepatnya melalui APBD tahun 2022, Pemkab Buton kembali menganggarkan untuk pekerjaan Gedung Expo dengan anggaran lebih dari Rp 9 miliar.

Namun, kondisi fisik Gedung Expo yang sebelumnya disebut-sebut ikonik, pembangunannya tetap tak ada perkembangan yang signifikan.

Baca Juga: DPC PKB Buton Turut Laporkan Mantan Menteri Lukman Edy ke Polisi

“Jadi total anggarannya 24 miliar lebih itu untuk fisik. Ada juga untuk konsultan perencana dan pengawas. Jadi totalnya secara keseluruhan kurang lebih Rp 30 miliar,” jelas Krisdianto.

Tim penyelidik, kata Krisdianto, baru melakukan pemeriksaan pada proses lelang sampai pelaksanaan pekerjaan, belum masuk pada proses penganggaran. Pihaknya menaksir miliaran rupiah dugaan kerugian negara, namun nantinya akan diperkuat oleh ahli dari auditor.