“Kami juga terus berkoordinasi dengan aparat kewilayahan untuk memastikan Posko Siaga Bencana untuk selalu siap siaga dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang diprediksi masih akan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan,” tandas Isnawa.

Selain itu lanjut Isnawa, kolaborasi dengan unsur pentahelix seperti pemerintah pusat, jajaran Pemprov DKI Jakarta (OPD/BUMD), lembaga kemasyarakatan, pihak swasta, akademisi dan media pun terus disinergikan agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam penanggulangan bencana di Jakarta.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengimbau agar pemerintah daerah termasuk DKI Jakarta, masyarakat waspada terhadap perubahan cuaca.

"Seluruh pihak untuk bersiap siaga menghadapi potensi bencana hidrometeorologi akibat tingginya curah hujan tahunan 2023 yang diprakirakan akan melebihi rata-ratanya di sebagian wilayah Indonesia," ujarnya. (C)

Penulis: Marwan Azis