KENDARI, TELISIK.ID - Siapkan sumber daya manusia (SDM) yang dapat bersaing, memiliki kemampuan, serta keterampilan guna menghadapi dunia kerja, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Halu Oleo (UHO) adakan pelatihan pemetaan dan pengolahan data remote sensing.
Remote sensing (Pengindraan jarak jauh) adalah pengamatan atau akuisisi data suatu objek, kawasan atau fenomena oleh sebuah wahana tanpa kontak langsung dengan objek tersebut, kawasan atau fenoma yang diamati, misalnya dari pesawat, satelit dan kapal.
Prinsip perolehan data dengan remote sensing adalah memperoleh informasi terhadap suatu objek, kawasan atau fenomena berdasarkan nilai pantulan atau spektral dari obyek tersebut yang dapat dilhat dari panjang gelombang elektromagnetik dimana semua objek dipemukaan bumi ini memiliki panjang gelombang tertentu.
Berdasarkan informasi pantulan panjang gelombang tersebut kita dapat mengidentifikasi dan medeliansi objek atau kawasan dan selanjutnya menentukan luasnya.
Dalam kajian kelautan dan perikanan data remote sensing (citra satelit) diekstrak dengan menggunakan metode analisis raster untuk mendaptakan informasi yang sesuai dengan tujuan kajiannya, misalnya informasi kondisi terumbu karang, kerapatan lamun, kondisi mangrove, sedimentasi, kosentrasi klorofil, daerah penangkapan dan masih banyak lagi.
