“Pada langkah awal ini kita adakan pelatihan untuk melakukan pengimputan pada aplikasi srikandi, ke depanya kita akan adakan penataan arsip,” ujar Danyal, Kamis (22/6/2023).
Sementara itu, Sekda Konawe Kepulauan, Cecep Trisnajayadi menjelaskan, penggunaan aplikasi srikandi tersebut, selain dapat mengehemat anggaran belanja yang ada di masing-masing OPD, terutama dalam pengadaan kertas yang merupakan bagian dari pengunaan alat tulis kantor juga membuat pengelolaan akan lebih terstruktur secara benar, tepat dan terlindungi keamananya.
“Kami yakin, apabila seluruh perangkat daerah dapat mengimplementasikan, maka selain menghemat anggaran belanja juga pengelolaan arsip akan lebih terstruktur, serta terlindungi keamanannya,” ucapnya. (B-Adv)
Penulis: Lukman Nul Hakim
