Saat membuka dialog, Ketua JMSI Sulawesi Tenggara sekaligus moderator, M Nasir Idris menyebut beberapa fakta Pemilu 2024 mulai dari isu kecurangan hingga bekingan capres-cawapres sebagian besar berada di bawah naungan media nasional yang cukup ternama.

Sebut saja pasangan capres-cawapres 2024 saat ini cukup memberikan dampak yang besar terutama dalam pemberitaan masing-masing calon presiden, seperti paslon capres nomor satu didukung oleh keberpihakan pemilik media, Surya Paloh yang merupakan pemilik Metro tv sekaligus Ketua Umum Partai Nasdem.

Sementara paslon nomor urut 2 salah satu pendukungnya adalah Partai Golkar, Abu Rizal Backrie selaku Ketua Dewan Pembina Partai Golkar juga memiliki media di antaranya TVOne, ANTV yang kepemilikannya kini berada di bawah Grup Bakrie (melalui PT Visi Media Asia Tbk).

Dan capres nomor tiga didukung oleh Partai Perindo yang disokong oleh Bambang Hary Iswanto Tanoesoedibjo atau yang akrab dipanggil Hary Tanoesoedibjo. Ia sendiri adalah pendiri sekaligus pemilik dari perusahaan konglomerat MNC Group.

Ketua DPRD Sulawesi Tenggara, Abdurrahman Shaleh, salah satu ketua DPRD sekaligus Dewan Pembina JMSI menuturkan suveri yang memilih di pilpres, DPR, berbeda dengan yang memilih di DPRD kabupaten/kota.