Sedangkan aktivis perempuan dari Non Government Organization (NGO) The Asian Muslim Action Network (AMAN) Indonesia, Yeni Lutfiana mengatakan, perempuan harus berpartisipasi dalam politik.

Menurutnya, politik juga adalah hak perempuan sebagai warga negara, perempuan menghadirkan gagasan orang yang diwakilinya, serta memiliki peran memproduksi kebijakan yang berbasis pengalaman dan kebutuhan perempuan.

"Di sisi lain, negara juga menjamin kesetaraan penuh bagi perempuan dan laki-laki untuk berpolitik,” jelasnya.

Untuk mendorong partisipasi politik ini, Yeni mengungkapkan perlunya pendidikan politik, memastikan sistem berjalan, serta melibatkan perempuan dalam kepemiluan.

Supaya pemilih perempuan menjadi pemilih yang cerdas, ia berpendapat, perempuan penting mendapatkan pendidikan politik terkait dengan voters education, voters information, civic education, gender sensitivity dan keberagaman, serta hukum dan politik.