"Karena kalau hutan tidak mungkin ada aktivitas olahraga di area MTQ itu setiap hari," ucapnya.
Baca juga: Penambahan Sembilan Armada Pengangkut Sampah di Kendari Masuk Tahap Lelang
Belum lagi tambah dia, berita dimaksud mengandung unsur opini dengan tidak adanya keberimbangan pemberitaan.
"Kami melihat berita itu ternyata mengandung unsur opini," ungkapnya.
Menanggapi hal itu, Ketua Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Sultra, La Songo menegaskan, dalam pemberitaan dimaksud tidak mengklaim bahwa Eks MTQ merupakan hutan.
