Ssmentara itu, Ketua MKKS Kabupaten Konawe, Runi menjelaskan, pihaknya telah melakukan diskusi dengan seluruh kepala sekolah SMP di Kabupaten Konawe dan merangkum sejumlah permasalahan yang ada.

Lebih lanjut Runi mengungkap, permasalahan yang ada saat ini beberapa SMP di Kabupaten Konawe belum memiliki sertifikat, dan ini sangat berpotensi digugat seperti yang terjadi di beberapa sekolah.

Kemudian kata Runi, kebutuhan mobiler dan pagar seperti diketahui belum semua sekolah mendapatkan bantuan mobiler, karena pemakaian mobiler setiap tahun itu selalu digunakan sama halnya dengan pagar sekolah.

"Selanjutnya terkait penganggaran dana Bos pusat yang tidak dapat digunakan sepenuhnya untuk kegiatan pembangunan sekolah," jelasnya.

Ia berharap, pemerintah daerah dapat menganggarkan Bos daerah, sehingga dapat menutupi kegiatan yang tidak bisa dianggarkan melalui Bos pusat.