BAUBAU, TELISIK.ID - Amalan seputar ibadah dalam Islam harus bersandar kepada Al-Quran dan hadis Nabi Muhammad SAW.

Hukum asal ibadah adalah haram. Maksudnya, kreasi dan inovasi ibadah yang tidak berkesesuaian dengan yang dicontohkan Nabi adalah tertolak.

Termasuk juga di dalamnya adalah menyandarkan dalil. Dalil dalam agama harus bersandarkan pada Al-Quran dan habis Nabi yang sahih.

Al-Quran secara umum sulit untuk dipalsukan ayat-ayatnya, karena telah terangkum dalam satu kitab yang setiap umat Islam hampir dipastikan memilikinya. Berlainan dengan hadis Nabi, terbuka ruang tersebarnya hadis lemah atau hadis palsu.

Namun, kita masyarakat awam tidak perlu khawatir. Sebab, para ulama telah sepenuh hati dan gigih melakukan penelitian status kesahihan hadis-hadis yang tertulis pada kitab-kitab tertentu atau tersebar di masyarakat.