Seluruh waktu di bulan Ramadan terdapat rahmah, seluruhnya terdapat ampunan Allah dan seluruhnya terdapat kesempatan bagi seorang mukmin untuk terbebas dari api neraka. Tidak hanya sepertiganya.

Salah satu dalil yang menunjukkan hal ini adalah:

“Orang yang puasa Ramadan karena iman dan mengharap pahala, akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Al Bukhari No. 38, Muslim, No.760).

Dalam hadis ini disebutkan bahwa ampunan Allah tidak dibatasi hanya pada pertengahan Ramadan saja. Lebih jelas lagi pada hadis yang diriwayatkan oleh At Tirmidzi, Rasulullah bersabda:

“Pada awal malam bulan Ramadan, setan-setan dan jin-jin jahat dibelenggu, pintu neraka ditutup, tidak ada satu pintu pun yang dibuka. Pintu surga dibuka, tidak ada satu pintu pun yang ditutup. Kemudian Allah menyeru: ‘wahai penggemar kebaikan, rauplah sebanyak mungkin, wahai penggemar keburukan, tahanlah dirimu’. Allah pun memberikan pembebasan dari neraka bagi hamba-Nya. Dan itu terjadi setiap malam.” (HR. At Tirmidzi 682, disahihkan oleh Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi).