YOGYAKARTA, TELISIK.ID - Prof Dr H Haedar Nashir, M.Si adalah Ketua Umum Muhammadiyah terpilih periode 2015 - 2020. Di internal Muhammadiyah dan terutama di kalangan aktivis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), nama Haedar Nashir sudah sangat dikenal.
Tumbuh bersama Muhammadiyah, ia meniti karir dari bawah hingga pucuk pimpinan. Namanya memang belum sepopuler Amien Rais, Syafii Maarif dan Din Syamsuddin. Tapi soal kemuhammadiyahan dan keilmuan, tak perlu diragukan lagi. Karena ia bukan orang baru.
Laki-laki kelahiran Bandung, 28 Februari 1958 ini bergabung dengan Muhammadiyah sejak tahun 1983 dengan Nomor Baku Muhammadiyah (NBM) 545.549. Pada tahun itu, ia dipercaya sebagai Ketua I Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM). Lalu pada tahun 1985-1990 karirnya meningkat. Haedar menduduki posisi Deputi Kader PP Pemuda Muhammadiyah hingga menjadi Ketua Badan Pendidikan Kader (BPK) PP Muhammadiyah.
Selain aktif dalam organisasi Muhammadiyah, Haedar juga sebagai Dosen Program Doktor Politik Islam pada Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).
Aumnus S3 dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dengan status cumlaude ini aktif menulis berbagai karya tulis ilmiah, baik berupa buku maupun artikel yang dimuat di berbagai media massa. Bahkan, ia menjabat sebagai Pemimpin Redaksi Majalah Suara Muhammadiyah.
