Baca juga: Dibangun Tahun 1724, Masjid Sulthani Plasakuning Masih Terjaga Kelestariannya
Menyoal pandemi COVID-19, dikatakan Haedar sebagai tantangan bagi agama. Apakah agama dapat dijadikan solusi atau malah menjadi dan penyulut masalah? Bagi Haedar Nashir, jawabannya adalah yang pertama. "Agama harus selalu menjadi dan memberikan solusi bagi umat manusia," katanya
Menurut Haedar, dalam urusan COVID-19 ini, Muhammadiyah memang tegas. Muhammadiyah paham betapa daruratnya keadaan masa sekarang. Betapa berharganya nyawa-nyawa yang harus hilang akibat paparan virus COVID-19 ini.
Bagi Muhammadiyah, kata Haedar, menyelamatkan satu nyawa itu sama derajatnya dengan menyelamatkan seluruh kehidupan di dunia. "Dengan kata lain, nyawa manusia itu tidak boleh dianggap sebagai angka statistik semata," ujarnya.
Ketika pandemi COVID-19 ini terjadi, Muhammadiyah telah mengambil posisi untuk menjadi solusi. "Agama diturunkan Allah SWT untuk menjadi solusi," tandas Haedar.
