Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengakui, Muhammadiyah telah mengambil peran dalam problema COVID-19.

Muhammadiyah telah berusaha melakukan ijtihad keagamaan supaya solutif atas segala persoalan. "Hanya saja, langkah strategis yang ditempuh oleh Muhammadiyah tidak mudah," tandasnya.

Mengingat di kalangan internal umat Islam sendiri, ditinjau dari aspek sosiologisnya, cara beragama mereka juga beragam.

Menurutnya, dari cara pandang umat Islam terhadap konteks atau realitas yang dihadapi, mereka bisa dikelompokan menjadi qodariyah, jabariyah, dan puritan.

"Sebagai firqah Islam, corak berpikir kelompok-kelompok tersebut masih banyak dianut oleh sebagian kalangan umat Islam dalam memandang realitas sosialnya," pungkas Haedar.