Menurut Nasaruddin, tanda-tanda haji mabrur antara lain terlihat dari akhlak yang semakin baik, ibadah yang semakin rajin, serta meningkatnya kepedulian sosial. Ia menegaskan bahwa haji mabrur akan menghapus dosa-dosa dan menjadi sebab seseorang masuk surga.
Baca Juga: Jadwal Keberangkatan Haji 2025 Resmi Ditetapkan, 1 Mei Jemaah Masuk Asrama
"Haji mabrur itu insya Allah dalam hadis Bukhari Muslim tidak ada balasannya kecuali surga, hapus semua dosa-dosanya. Jadi nanti kita pulang dari tanah suci ke tanah air dalam keadaan bersih suci seperti bayi yang baru lahir," tuturnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa Indonesia mendapatkan penghargaan rutin dari Pemerintah Arab Saudi atas penyelenggaraan ibadah haji yang dinilai baik. Meski Indonesia mengirim jamaah dalam jumlah terbanyak di dunia, tingkat pelanggaran dari jamaah asal Indonesia tergolong sangat rendah.
"Kita sangat bersyukur menjadi orang Indonesia. Setiap tahun kita mendapatkan penghargaan dari pemerintah Saudi. Seperlima jamaah haji di dunia adalah dari Indonesia, terbesar di dunia, tetapi tingkat pelanggaran yang paling sedikit adalah jamaah haji Indonesia," jelasnya.
