Dalam kesempatan yang sama, manajemen APW yang juga terlibat dalam pengelolaan travel, Cita Wati menegaskan, pelayanan kepada jemaah bukan semata urusan bisnis, tetapi juga bagian dari tanggung jawab ibadah yang harus dijaga dengan sungguh-sungguh.

Menurutnya, mengelola travel umrah berarti mengelola kepercayaan sekaligus menjaga kenyamanan ibadah seseorang dari awal keberangkatan hingga kembali ke tanah air.

“Mengelola travel ini bukan hanya soal bisnis, tapi juga soal bagaimana menjaga kenyamanan dan keamanan ibadah jemaah. Jadi yang kami pikirkan bukan sekadar keuntungan, tetapi bagaimana jemaah puas dengan pelayanan yang mereka terima,” ujarnya.

Ia menambahkan, salah satu prinsip yang dijaga dalam pelayanan APW adalah tidak ‘bicara dua kali’, yakni seluruh komitmen yang disampaikan di awal harus tetap konsisten hingga proses ibadah selesai.

“Kalau dari awal kami sampaikan fasilitasnya seperti ini, maka itu yang harus dijaga sampai jamaah pulang. Jangan sampai ada perubahan yang membuat jemaah kecewa. Karena yang paling penting dalam travel ini adalah trust atau kepercayaan,” kata Cita.