Kegiatan Halalbihalal ini juga dimanfaatkan sebagai ruang diskusi antara manajemen dan para konsultan untuk menyerap masukan, menyusun strategi sosialisasi, sekaligus memperkuat arah kebijakan pelayanan APW ke depan.

APW selama ini mengembangkan strategi promosi dengan pendekatan edukatif dan religius, yakni turun langsung ke daerah bersama ustaz untuk memberikan pemahaman seputar ibadah umrah, sebelum memperkenalkan layanan travel kepada masyarakat.

“Kalau ada undangan dari konsultan daerah, kami turun langsung. Biasanya kami bawa ustaz untuk memberi pencerahan dulu tentang umrah, setelah itu baru dialog dan sosialisasi. Jadi pendekatannya bukan sekadar promosi, tapi juga edukasi,” jelasnya

Menurut pihak manajemen, pola tersebut dinilai lebih efektif dalam membangun kepercayaan masyarakat di tengah maraknya kasus travel yang dinilai merugikan jemaah.

Baca Juga: Bank Sultra Naikkan Dividen Jadi 75 Persen, Dorong PAD dan Pembangunan Daerah