Tetapi kebersamaan mereka dari hari ke hari membuat semua pihak yang merasa peduli pun ikut membantu menyumbang materi demi kelancaran gotong royong itu.

"Ada beberapa pihak donatur termasuk anggota dewan yang turut berkontribusi demi perbaikan jalan ini. Karena sebagian besar keperluan kami untuk makan minum, rokok dan juga BBM solar untuk mobil dump truck yang mengangkut batu," katanya.

Untuk sekarang, katanya lagi, perbaikannya masih sampai sebatas Kampung Tureng karena dianggap sebagai titik paling terparah. Diperkirakan mencapai 350 an ret batu dan pasir yang sudah ditumpahkan.

Sementara itu seorang warga Manggarai Barat, Nobertus meminta Gubernur NTT berkunjung ke lokasi jalan yang sudah diperbaiki ini, agar bisa melihat langsung kondisi pasca diperbaiki.

"Kalau ada nomor teleponnya Gubernur NTT minta dia kesini. Hallo gubernur kunjung dong, jalan milik Anda sudah diperbaiki," ungkap Nobertus melawak.