Baca Juga: Wings Air Segera Beroperasi Lagi di Bandara Matahora Wakatobi
Warga lain, Rikardus Jumin juga mengatakan bahwa perbaikan ini merupakan langkah antisipasi supaya bisa menyelamatkan kendaraan yang melintas.
Terus terang saja sumber kehidupan warga di wilayah ini semata dari dagangan hasil pertanian. Kalau jalannya sudah rusak seperti ini lantas bagaimana warga bisa memasarkan hasil pertanian, apalagi kalau kendaraan pengangkutnya macet karena jalan rusak.
Ia mengaku, jalan tersebut sudah hampir 5 tahun tak diperhatikan oleh Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kabupaten Manggarai, sehingga terkesan dibiarkan tak terurus.
"Terpaksa kami harus gotong royong. Mau tunggu pemerintah provinsi kapan. Perbaikan memang sudah sering berjalan selama ini, hanya hari ini kami dibantu oleh warga 3 desa tetangga. Mudah-mudahan kalau curah hujannya berkurang, mobil sudah bisa melintas, begitupun manusia," ujar Rikardus. (A)
