"Pertanyaannya adalah, ini bantuan kemanusiaan atau bantuan kemanusiaan membonceng tim sukses? Karena dari data yang ada, nama-nama TPS dan orang-orangnya ada di kubu sebelah (HATI)," kata Muhammad Ali, Jumat (13/11/2020).
Oleh karena itu, Muhammad Ali meminta kepada pihak kepolisian, Gakkumdu dan Bawaslu lebih cerdas melakukan telaah hukum terhadap gerakan mantan Ketua DPW PAN Sultra itu.
"Ini hanya dibutuhkan kecerdasan hukum dalam menganalisisnya," sambungnya.
Ketua Bappilu Golkar Wakatobi ini mengakui, bahwa memang tidak ada suara-suara ajakan dari Umar Samiun kepada penerima bantuannya untuk memilih salah satu Paslon.
"Tapi kan di kuponnya ada nama, kelurahan dan TPS berapa.
